Recent Post

Kamis, 06 Desember 2012

0 sejarah perkembangan usb

USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus, berfungsi untuk menghubungkan sebuah perangkat ke komputer. Mungkin ada konektor yang lebih cepat, tapi USB lebih nyaman digunakan, dapat diandalkan, tahan lama, relatif murah, dan lebih dari cukup untuk mempermudah sebagian besar pekerjaan kita dalam hal transfer data, sehingga menjadi cara yang paling populer sampai saat ini.
Sejarah USB
Dengan menggunakan konektor USB, seseorang dapat menghubungkan apa pun mulai dari mouse ke stik game Nintendo jadul, dari keyboard ke sebuah mesin tik retro misalnya.
Sejarah USB
"Ada [lebih dari] 10 miliar USB dibuat di base penginstalan hari ini, dan [lebih dari] 3 miliar produk USB
di pasarkan setiap tahunnya dan terus berkembang," USB-IF Presiden dan COO Jeff Ravencraft mengatakan pada Mashable.
SEJARAH USB

1994: Pengembangan Dimulai
Tujuh perusahaan teknologi - Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel - bersama-sama mengembangkan apa yang mereka harapkan bakal menjadi standar industri dalam hal koneksi perangkat yang berfokus pada " biaya yang murah, manufakturabilitas ,kesederhanaan, dan kegunaan "
Januari 1996: USB 1.0 dirilis
Model pertama secara signifikan lebih lambat dibandingkan dengan USB yang kita gunakan hari ini. Ada dua  jenis kecepatan untuk USB ini - versi bandwidth terendah di sekitar 1,5 Mbps-, dan versi yang lebih cepat pada 12-Mbps. Dengan kata lain, pada USB pertama dibandingkan dengan standar USB sekarang ini,tak lebih hanya seperti siput digital.
April 2000:  USB 2.0 lahir
Versi kedua dari USB ini mampu mentransfer data hingga 480 Mbps, atau sekitar 40 kali lebih cepatvdari pendahulunya. Dengan upgrade ini, USB konektor berperan lebih dibanding mouse dan keyboard dalam hal transfer data dalam jumlah besar ke perangkat seperti printer atau webcam. Selain itu, USB 2.0 adalah kompatibel, artinya setiap perangkat yang menggunakan teknologi USB 1.0 juga bisa difungsikan dengan USB 2.0.
Desember 2000: Flash Drives mempermudah USB menjadi  media Penyimpanan Data Eksternal
IBM merilis "DiskOnKey," flash drive dengan kapasitas penyimpanan 8MB. Majalah TIME  memasukkannya ke dalam "All-Time 100 Gadget," mencatat: “Transferring files from one computer to another was no longer a chore, and the drives were much easier to use than the 3½” diskettes that were still in use at the turn of the century.”
Sejarah USB

Mei 2005: USB menuju Wireless
Menggunakan transmisi radio, USB merilis teknologi nirkabel. Sekarang pengguna dapat menikmati lab komputer penuh melalui USB peripheral tanpa berurusan lagi dengan kabel- kabel.
November 2008: "SuperSpeed" USB 3.0 hadir
Transfer max rate untuk USB 3.0, model terbaru ini adalah 5-Gbps yang artinya setara dengan 5.000 Mbps, sehingga sekitar 10 kali lebih cepat dari USB 2.0.Upgrade ini membuat USB bisa dibilang menjadi cara tercepat untuk terhubung. Data kemampuan transfer sebanding dengan FireWire 800.
Juli 2012: Spesifikasi Power Pengiriman Meningkatkan Kemampuan USB
Teknologi ini sangat meningkatkan jumlah "daya"  yang mampu dihantarkan melalui kabel USB atau konektor."Hal ini mampu memberikan daya yang lebih tinggi untuk men-charge PC notebook dan power eksternal hard -disk drive," demikian rilis yang menyertai pengembangan ini.
September 2012: USB 3.0 Produk berkembang pesat
Pada hitungan terakhir, ada lebih dari 600 SuperSpeed ​​USB 3.0 di pasaran, bertambah sekitar 275 pada waktu yang sama di tahun 2011, menurut USB-IF.

0 asal usul anonymous



Pada pertengahan Juni 2010 lalu, negara tetangga kita Malaysia, menjadi korban serangan hacker secara besar-besaran.
Ada 41 server Pemerintah Malaysia yang dijadikan target serangan para penyerang (attacker). Serangan ini bertujuan membuat lumpuh server-server tersebut, sehingga tidak dapat diakses oleh para user yang ingin mengakses layanan pemerintahan.
Mengapa Malaysia menjadi bulan-bulanan serangan hacker seperti ini? Beberapa sumber mengatakan para hacker sangat kecewa dengan ulah pemerintah Malaysia yang melarang aktivitas dan menutup akses server wikileaks. org dari Malaysia. Ini membuat para hacker sepakat untuk melumpuhkan semua server pemerintahan Malaysia. Tindakan ini merupakan bentuk solidaritas terhadap situs wikileaks.org yang tidak dapat diakses di Malaysia.

Asal usul Anonymous
Anonymous atau anonim ('tanpa nama') merupakan istilah Internet yang diperkenalkan pertama kali di tahun 2003 oleh imageboard 4chan. Anonymous mewakili banyak komunitas online saat itu sebagai "otak" dan "penggerak' gerakan anarkis global di dunia digital (internet). Organisasi ini juga digunakan sebagai kedok berbagai tindakan negatif di internet. Nama dan identitas sebenarnya para anggota komunitas ini tidak diketahui publik.
Anonymous awalnya merupakan sebuah konsep dunia hiburan yang diadopsi oleh komunitas online yang terdesentralisasi. Komunitas ini melakukan berbagai tindakan terkoordinasi. Tujuan dari gerakan ini adalah meraih kebebasan berekspresi. Pada tahun 2008, Anonymous secara kolektif membangun kolaborasi internasional termasuk kegiatan hack internasional, serta melakukan tindakan protes dan tindakan represif lainnya. Anonymous seringkali menggaungkan kebebasan berinternet dan kebebasan berbicara. Berbagai tindakan ini dilabeli sebagai"anonym”. Karena banyak dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenal, atribut yang menempel kepada mereka disebut sebagai "anonymous".

Meskipun tidak selalu terikat dengan berbagai aktivitas online tunggal, banyak situs yang berkaitan dengan aktivitas anonymous seperti 4chan dan futaba, yang terkait juga dengan Wiki, Encyclopedia dramatica, dan sejumlah forum yang difasilitasi oleh simpatisannya. Berbagai gerakan kontroversial, sejumlah protes, dan penolakan dengan menggunakan model serangan Distributed Denial of Service (DDoS) di tahun 2008 menjadikan Anonymous makin terangkat ke permukaan (rising star).
Apa yang dilakukan Anonymous?
            Setelah merebaknya Wikileaks, banyak pro dan kontra di dunia cyber yang menanggapinya. Tidak jarang, mereka yang berseberangan sampai saling melakukan serangan untuk mempertahankan pendapat tersebut.
            Kondisi ini kian panas ketika ranah internet dihebohkan oleh adanya serangan dari para pendukung Wikileaks terhadap situs-situs pembayaran seperti PayPal, Visa dan Master Card, dan situs senator terkenal di Amerika Serikat yakni Joe Lieberman. Serangan ini dilakukan secara sukarela dengan mengerahkan zombie botnet di berbagai situs tersebut.
Para user internet secara sukarela menggunakan komputer (server) dan bandwidth mereka untuk menyerang berbagai situs. Kegiatan ini menggunakan model serangan DDOS (DDOS attack). Para user (simpatisan) mengunduh dan menggunakan perkakas (tool) tersebut secara gratis. Perangkat yang dinamai LOIC (Low Orbit Ion Cannon) ini mengerahkan kelompok Anonymous dengan cara menggunakan komputer mereka sebagai bagian dari serangan DDOS secara bersama- sama (sebagai botnet).

            Tool ini saling berhubungan via perintah dan kontrol sistem yang disebut HIVEMIND. Kontrol ini akan mengaktifkan (enable) Anonymous dan melakukan koordinasi untuk melakukan berbagai serangan.
            Perangkat lunak LOIC ini tidak dibuat secara spesifik untuk menyerang, tetapi dimodifikasi sedemikian rupa oleh para aktivis Anonymous untuk menyerang berbagai macam sasaran. Korban serangannya beraneka ragam seperti Recording Industry Association of America (RIAA) dan The Motion Picture Association of America (MPAA). Situs ini dibuat lumpuh berhari-hari.
            Perlu diketahui bahwa berpartisipasi dalam zombie botnet (seperti LOIC) ini merupakan tindakan pelanggaran di Internet dan diatur dalam pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
            Menurut perusahaan sekuriti terkemuka Panda Security, serangan DDOS yang dilakukan Anonymous dengan mengerahkan zombie botnet kepada situs-situs pembayaran terkenal tersebut dilakukan oleh lebih dari 30.000 komputer secara serempak.
            "Panda" mengatakan bahwa serangan ini dilakukan secara terpisah dengan menggunakan Windows Messenger, P2P networks dan via USB stick.
Awal Serangan Anonymous ke Indonesia

            Bila menyimak kampanye Anonymous yang disampaikan via YouTube.com, dapat disimpulkan bahwa target serangan ini adalah Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi yang berbicara tentang penyensoran internet. Ini karena Anonymous menganggap bahwa terjadi penyensoran oleh Pemerintah Indonesia terhadap Rapidshare, Fileserve, dan ribuan situs yang lain.
            Akhirnya Anonymous mengajak siapa pun di Indonesia (khususnya yang merasa disensor) untuk menyerang via email ke semua domain name @depkominfo.go.id dan @kominfo.go.id.
Dampak Serangan Anonymous
            Berbagai target serangan Anonymous misalnya web werver, email server, file server, database server, application server (atau aneka server layanan) , serta nama domain, dan segmen alamat IP
            Pada 31 Juli 2011 Anonymous mempublikasi hasil retasan terhadap beberapa situs dan sistem informasi pemerintahan (Kementerian Kesehatan, Sistem Informasi Kepegawaian Kemenkes, Sistem Informasi Kepegawaian Daerah, dan Sistem Informasi Layanan Kepegawaian). Hasil retasan berupa file SQL dump database berisi situs dan SIM kepegawaian, dapat diakses di: http:// pastebin.com/SUVkOjMC.
            Lantas, bagaimana bila hal ini menyerang situs-situs penyedia pembayaran dan internet banking secara habis-habisan? Tentu saja hal ini pasti akan merugikan para user dan pemilik situs tersebut. Situs tidak dapat diakses dan penggunanya akan mengalami kesulitan untuk bertransaksi. Lalu apa jadinya ekonomi digital di Indonesia? Anda bisa menyimpulkan sendiri!
Anti Hacking
            Ada beberapa tip praktis yang dapat dipakai oleh pengguna awam untuk menghadapi ancaman ini:
1.  Tidak men-download aplikasi secara sembarang, karena aplikasi yang tidak jelas asal usulnya sangat rentan dipakai oleh core hacker untuk menyerang komputer kita untuk kemudian mengubahnya menjadi botnet untuk menyerang komputer pihak lain.
2.  Pasanglah antivirus dan firewall di komputer pribadi kita. Tujuannya agar komputer kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pembajakan komputer pribadi kita, penyalinan (copy) file yang ada di dalam komputer secara tidak sah, dan yang paling celaka nahas, komputer pribadi kita dipakai menjadi botnet sedangkan kita tidak mengetahuinya selama bertahun-tahun.
3.  Melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan komputer kita, terutama CPU dan network process. Bila grafik CPU dan network process tinggi, perlu dianalisis lebih dalam, apa saja yang dilakukan CPU tersebut. Hal ini bisa dilakukan oleh kita sendiri atau meminta tolong teknisi lain bila kita tidak bisa melakukannya.
4.  Tidak menjadi pendukung komunitas yang tidak jelas/sekadar ikut-ikutan saja. Bila kita beramai-ramai menyerang situs atau negara lain, lambat atau cepat kita akan tedeteksi dan bisa membawa kita terseret ke ranah hukum yang sebenarnya tidak kita kehendaki.
5.  Tidak coba-coba melakukan hacking ke pihak lain karena akan merugikan kita sendiri dan insititusi tempat kita berada. Sekali kita menjadi bad hacker, cap ini akan melekat terus pada diri kita.
6.  Menutup aneka port jaringan yang tidak perlu. Namun, mugkin akan dibutuhkan keahlian yang cukup untuk menutup aneka port ini.
7. Melakukan peningkatan pengetahuan (knowledge upgrade) terus menerus kepada SDM IT kita. Banyak hal yang bisa dikembangkan oleh SDM IT tetapi keterbatasan dana dan fasilitas akan menghambat mereka. Untuk itu perlu dukungan manajemen perusahaan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di dalam keamanan informasi. Peningkatan kemampuan dan ketrampilan akan menambah pengetahuan SDM dalam mengatasi berbagai insiden keamanan di masa yang akan datang.

0 asal mula terbentuk nya alam semseta

Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari 'asap' yang menjadi asal kejadian alam semesta.
Gambar 10. Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari 'asap' yang menjadi asal kejadian alam semesta. (The Space Atlas, Heather dan Henbest, hal. 50)
Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di dalam gumpalan tersebut.
Gambar 11. Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di dalam gumpalan tersebut. (Horizons, Exploring the Universe, Seeds, gambar 9, dari Association of Universities for Research in Astronomy, Inc.)
Ilmu pengetahuan moderen, ilmu astronomi, baik yang berdasarkan pengamatan maupun berupa teori, dengan jelas menunjukkan bahwa pada suatu saat seluruh alam semesta masih berupa 'gumpalan asap' (yaitu komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang, The First Three Minutes, a Modern View of the Origin of the Universe, Weinberg, hal. 94-105.). Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan bintang-bintang baru dari peninggalan 'gumpalan asap' semacam itu (lihat gambar 10 dan 11)
Bintang-bintang yang berkilauan yang kita lihat di malam hari, sebagaimana seluruh alam semesta, dulunya berupa materi 'asap' semacam itu. Allah telah berfirman di dalam Al Qur'an:
ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,... (Al Fushshiilat, 41: 11)
Karena bumi dan langit di atasnya (matahari, bulan, bintang, planet, galaksi dan lain-lain) terbentuk dari 'gumpalan asap' yang sama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa matahari dan bumi dahulu merupakan satu kesatuan. Kemudian mereka berpisah dan terbentuk dari 'asap' yang homogen ini. Allah telah berfirman:
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30)
Dr. Alfred Kroner adalah salah satu ahli ilmu bumi terkemuka. Ia adalah Profesor geologi dan Kepala Departemen Geologi pada Institute of Geosciences, Johannes Gutenberg University, Mainz, Jerman. Ia berkata: "Jika menilik tempat asal Muhammad... Saya pikir sangat tidak mungkin jika ia bisa mengetahui sesuatu semisal asal mula alam semesta dari materi yang satu, karena para ilmuwan saja baru mengetahui hal ini dalam beberapa tahun yang lalu melalui berbagai cara yang rumit dan dengan teknologi mutakhir. Inilah kenyataannya." Ia juga berkata: "Seseorang yang tidak mengetahui apapun tentang fisika inti 14 abad yang lalu, menurut saya, tidak akan pernah bisa mengetahui, melalui pemikirannya sendiri, bahwa dulunya bumi dan langit berasal dari hal yang satu."
Untuk melihat video komentar sang profesor silakan klik tautan berikut ini: (Bahasa Inggris, format RealPlyer)
Video 1
Video 2

0 asal usul manusia menurut agama islam



ASAL-USUL MANUSIA DI LIHAT DARI KACAMATA AGAMA ISLAM
Latar Belakang
Perjalanan panjang sejarah bumi sehingga manusia dapat tinggal yang di mulai dari berbagai banyak teori atau cerita mitos dari berbagai Negara,kemudian di lanjutkan dengan penelitian secara spesifik di seluruh bagian bumi untuk mencari tahu bagaimana terbentuknya  manusia,baik secara harfiah maupun dari sudut pandang agama.
Tujuan
Tujuan utama mengetahui asal-usul manusia adalah untuk menumbuhkan wawasan,kesadaran akan diri manusia  bahwa yang menciptakan dirinya dengan bentuk yang sempurna  adalah tuhanny YAITU Allah SWT.
Batasan Masalah
Mengetahui tahap-tahap kehidupan seorang umat manusia dari masa ia kecil hingga menjelang kematiannya.
Metode penulisan
Studi Pustaka
Asal usul manusia dilihat dari sisi reproduksinya banyak sekali dijelaskan
Al-Qur’an misalnya: Manusia berasal dari Nutfatam (nutfatam min maniyyin yumna) atau setetes sperma yang ditumpahkan.
Nutfah, berarti sejumlah sangat kecil yang sering diartikan sebagai setetes air (Qs. Abasa 80)
SIAPA MANUSIA ITU?
Manusia adalah ciptaan Allah yang paling besar, untuk itu terlebih dahulu id harus mengenal Nya. Kalau manusia itu sudah mengenal jiwanya pasti ia akan mengenal Tuhannya. Pernyataan ini identik dengan bunyi suatu kalimat :
“Barang siapa sudah mengenal jiwanya, maka ia akan mengenal Tuhannya”
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” ( At-Tiin : 4 )


Manusia ditinjau dari susunan postulat tubuhnya adalah ciptaan Allah yang paling sempurna ditimbang makhluk hidup lainnya yang ada dimuka bumi.
Manusia adalah makhluk yang tercipta berdasarkan ketentuan Allah, bukan secara kebetulan dan serampangan. Ia tercipta untuk tujuan tertentu bukan untuk kesia-siaan.
PROSES PENCIPTAAN ADAM
Allah menciptakan Adam berdasarkan kehendak dan Kekuasaan Nya. Proklamasi penciptaan manusia dari tanah kepada para Malaikat adalah merupakan kehormatan pertama yang diberikan oleh Allah kepada manusia.

Penobatan manusia sebagai khalifah di Bumi, adalah suatu kehormatan besar dari Allah sebagai penciptanya, sehingga Dia memerintahkan para Malaikat untuk bersujud kepada manusia. Yang lebih besar dari peristiwa ini dan merupakan keistimewaan bagi manusia adalah ditiupkan Nya roh (ciptaan) Allah kedalam dirinya. Ini sebagai sinyalemen bahwa asal usul manusia itu suci, tercipta dari bahan yang berkualitas tinggi dan memiliki fitrah yang murni.
Hakekat dan Martabat manusia dalam Islam
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang misterius dan sangat menarik. Dikatakan misterius karena semakin dikaji semakin terungkap betapa banyak hal-hal mengenai manusia yang belum terungkapkan betapa banyak hal-hal mengenai manusia yang belum terungkapkan.
Kelebihan Manusia Dari Makhluk Lainnya, Fungsi Dan Tanggung Jawab Manusia Dalam Islam
Bertitik tolak dan rumusan singkat itu, menurut ajaran Islam, manusia, dibandingkan dengan makhluk lain, mempunyai beberapa ciri utamanya adalah:
1. Makhluk yang paling unik, djadikan dalam bentuk yang paling baik, ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Firman Allah:
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At-Tin:4)
 Kelemahan manusia berupa sifat yang melekat pada dirinya disebutkan Allah dalam Al-Qur’an, diantaranya adalah:
a. Melampaui batas (QS. Yunus:12)
b. Zalim (bengis, kejam, tidak menaruh belas kasihan, tidak adil, aniaya) dan mengingkari karunia (pemberian) Allah (QS. Ibrahim: 34)
c. Tergesa-gesa (QS. Al-Isra’:11)
d. Suka membantah (QS. Al-Kahfi:54)
e. Berkeluh kesah dan kikir (QS. Al-Ma’arij:19-21)
f. Ingkar dan tidak berterima kasih (QS. Al-‘Adiyat: 6)
Namun untuk kepentingan dirinya manusia ia harus senantiasa berhubungan dengan penciptanya, dengan sesama manusia, dengan dirinya sendiri, dan dengan alam sekitarnya.
2. Manusia memiliki potensi (daya atau kemampuan yang mungkin dikembangkan) beriman kepada Allah. Sebab sebelum ruh (ciptaan) Allah dipertemukan dengan jasad di rahim ibunya, ruh yang berada di alam ghaib itu ditanyain Allah, sebagaimana tertera dalam Al-Qur’an:
Artinya: “apakah kalian mengakui Aku sebagai Tuhan kalian? (para ruh itu menjawab) “ya, kami akui (kami saksikan) Engkau adalah Tuhan kami”). (QS. Al-A’raf:172)
3. Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi kepada-Nya dalam Al-Qur’an surat Az-Zariyat:
Artinya: “tidaklah Aku jadikan jin dan manusia, kecuali untuk mengabdi kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat:56)        
4. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi khalifah-Nya di bumi. Hal itu dinyatakan Allah dalam firman-Nya. Di dalam surat al-Baqarah: 30 dinyatakan bahwa Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah-Nya di bumi. Perkataan “menjadi khalifah” dalam ayat tersebut mengandung makna bahwa Allah menjadikan manusia wakil atau pemegang kekuasaan-Nya mengurus dunia dengan jalan melaksanakan segala yang diridhai-Nya di muka bumi ini (H.M. Rasjidi, 1972:71)
5. Disamping akal, manusia dilengkapi Allah dengan perasaan dan kemauan atau kehendak. Dengan akal dan kehendaknya manusia akan tunduk dan patuh kepada Allah, menjadi muslim. Karena itu di dalam Al-Qur’an ditegaskan oleh Allah:
Artinya: “Dan katakan bahwa kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. Barangsiapa yang mau beriman hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang tidak ingin beriman, biarlah ia kafir.” (QS. Al-kahfi: 29)
Dalam surat Al-Insan juga dijelaskan:
Artinya: “Sesungguhnya kami telah menunjukinya jalan yang lurus (kepada manusia), ada manusia yang syukur, ada pula manusia yang kafir.” (QS. Al-Insan: 3)
6. Secara individual manusia bertanggung jawab atas segala perbuatannya.

7. Berakhlaq. Berakhlaq adalah ciri utama manusia dibanding mahkluk lain. Artinya manusia adalah makhluk yang diberikan Allah kemampuan untuk membedakan yang baik dengan yang buruk.
Dari ungkapan Al-Qur’an itu jelaslah bahwa manusia berasal dari zat yang sama yaitu tanah.
Dan dalam masa 40 hari mani yang telah terpadu, berangsur menjadi darah segumpal. Untuk melihat contoh peralihan berangsur kejadian itu, dapatlah kita memecahkan telur ayam yang sedang dierami induknya. Tempatnya aman dan terjamin, panas seimbang dengan dingin, didalam rahim bunda kandung, itulah “qararin makin”, tempat yang terjamin terpelihara.
Lepas 40 hari dalam bentuk segumpal air mani berpadu itu diapun bertukar rupa menjadi segumpal darah. Ketika ibu telah hamil setengah bulan. Penggeligaan itu sangat berpengaruh atas badan si ibu, pendingin, pemarah, berubah-ubah perangai, kadang-kadang tak enak makan. Dan setelah 40 hari berubah darah, dia berangsur membeku terus hingga jadi segumpal daging, membeku terus hingga berubah sifatnya menjadi tulang. Dikelilingi tulang itu masih ada persediaan air yang kelaknya menjadi daging untuk menyelimuti tulang-tulang itu.

Mulanya hanya sekumpul tulang, tetapi kian hari telah ada bentuk kepala, kaki dan tangan dan seluruh tulang-tulang dalam badan. Kian lama kian diselimuti oleh daging. Pada saat itu dianugerahkan kepadanya “ruh”, maka bernafaslah dia. Dengan dihembuskan nafas pada sekumpulan tulang dan daging itu, berubahlah sifatnya. Itulah calon yang akan menjadi manusia. (Dudung Abdullah; 1994: 3)
Al-Qur’an yang mengungkapkan proses kejadian manusia itu antara lain terdapat didalam surat Al-Mu’minun ayat 12-14(sebagaimana dikutip pada halaman 25), secara ringkas adalah :
1) Diciptakan dari saripati tanah (sulalatin min thin), lalu
2) Menjadi air mani (nutfhah yang disimpan dalam rahim),lalu
3) menjadi segumpal darah (alaqah),  lalu diproses
4) Allah SWT menjadikannya segumpal daging (mudhghah)


5) Lalu disusunlah tulang belulang (idhaman) 
6)Lalu dibungkus tulang belulang tersebut dengan daging (rahman).

7) Makhluk yang (berbentuk) lain (janin). Q.S. Al-Mukminun; 12-14
    Ditiupkan roh (dari Allah) pada hari yang ke 120 usia kandungan







8) Lalu lahirilah sebagai seorang bayi Q.S. Al-Hajj; 5


9) Dia jadikan sebuah pendengaran, penglihatan dan hati Q.S. An-Nahl; 78
10) Tumbuhlah menjadi anak-anak, lalu dewasa,dan tua (pikun) Q.S. Al-Hajj; 5
11) Kemudian seorang manusia menemui kematian Q.S. Almukminun; 15
12)  Lalu dibangkitkan (dari kubur) di hari kiamat Q.S. Al-Mukminun; 16
Kita dapat mengetahui bahwa ketika masih berbentuk janin sampai berumur 4 bulan, embrio manusia belum mempunyai ruh. Ruh itu ditiupkan kedalam janin setelah janin itu berumur 4 bulan (3 x 40 hari). Namun, dari teks atau nash itu dapat dipahami kalau orang mengatakan bahwa kehidupan itu sudah ada sejak manusia berada dalam bentuk nuthfah (H.M. Rasjidi, 1984: 5)
Dari uraian tersebut diatas dapatlah disimpulkan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang terdiri dari jiwa dan raga, berwujud fisik dan ruh (ciptaan) Allah. Sebagai makhluk illahi hidup dan kehidupannya berjalan melalui 5 tahap, masing-masing tahap tersebut “alam” yaitu :
1) Di alam ghaib (alam ruh atau arwah)
2) Di alam rahim
3) Di alam dunia (yang fana ini)
4) Di dalam barzakh dan
5) Di alam akhirat (yang kekal = abadi) yakni alam tahapan terakhir hidup dan kehidupan (ruh) manusia.
Kesimpulan:
Dari kelima tahapan kehidupan manusia itu, tahap kehidupan ketiga yakni tahap kehidupan di dunia merupakan tahap kehidupan yang menentukan (melalui iman, taqwa, amal dan sikap) nasib manusia dalam tahap-tahap kehidupan selanjutnya (4 dan 5) dan keempatnya diakhirat nanti.
Sebenarnya masih banyak lagi kajian tentang manusia,uraian diatas hanya sebagian kecil tentang manusia yaitu ditinjau dari kacamata Islam,pantaslah istilah diatas mengatakan “Kenalilah dirimu maka engkau akan kenal siapa Tuhanmu dan Rasulullah SAW bersabda”Bersunggus-sungguhlah menghadapi apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan Allah serta jangan merasa lemah
.

0 asal usul hajar aswad


Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam kemerah-merahan, terletak di sudut selatan, sebelah kiri pintu Ka’bah. Ketinggiannya 1,10 m dari permukaan tanah. Ia tertanam di dinding Ka’bah.
Dahulu, Hajar Aswad berupa satu batu yang berdiameter ± 30 cm. Akibat berbagai peristiwa yang menimpanya selama ini, sekarang Hajar Aswad tersisa delapan butir batu kecil sebesar kurma yang dikelilingi oleh bingkai perak. Namun, tidak semua yang terdapat di dalam bingkai adalah Hajar Aswad. Butiran Hajar Aswad tepat berada di tengah bingkai. Butiran inilah yang disentuh dan dicium oleh jamaah haji.
Hajar Aswad berasal dari surga. Awalnya batu ini berwarna putih. Namun, dia menjadi hitam disebabkan oleh dosa manusia. Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Hajar Aswad turun dari surga dalam keadaan lebih putih daripada susu. Lalu, dosa-dosa Bani Adam lah yang membuatnya hitam.” Demikianlah, bagian dalam Hajar Aswad berwarna putih, sedangkan bagian luarnya berwarna hitam.
Hajar Aswad selalu dimuliakan, baik pada masa Jahiliah, maupun setelah Islam datang.
Hingga, pada musim haji tahun 317 H, saat dunia Islam sangat lemah dan bercerai berai, kesempatan ini dimanfaatkan oleh Abu Thahir Al-Qurmuthi, seorang kepala salah satu suku Syi’ah Ismailiyah di Jazirah Arab bagian timur, untuk merampas Hajar Aswad. Dengan 700 anak buah bersenjata lengkap dia mendobrak Masjid Al-Haram dan membongkar Ka’bah secara paksa lalu merebut Hajar Aswad dan mengangkutnya ke negaranya yang terletak di kota Ahsa’ yang terletak di wilayah Bahrain, kawasan Teluk Persia sekarang.
Kemudian, ia membuat maklumat dengan menantang umat Islam. Inti dari maklumat itu, jika ingin mengambil Hajar Aswad, tebuslah dengan sejumlah uang yang pada saat itu sangat berat bagi umat Islam atau dengan perang. Baru setelah 22 tahun (tahun 339 H) batu itu dikembalikan ke Mekah oleh Khalifah Abbasiyah Al-Muthi’ lillah setelah ditebus dengan uang sebanyak 30.000 Dinar. Mereka membawanya ke Kufah, lalu menggantungkannya ke tiang ke tujuh Masjid Jami’. Setelah itu, mereka mengembalikannya ke tempat semula.
Penulis: Ristyandani
Referensi: Athlasul Hajj wal ‘Umrah, Dr. Sami Maghluts dan sumber lain.
Sumber: Majalah Tashfiyah, edisi 01, vol. 01 1432 H – 2011 M, hal. 84-86.
hajar aswad , mencium hajar aswad , hukum mencium hajar aswad , asal usul haji , asal usul hajar aswad , asal usul naik haji , asal mula ibadah haji , asal usul hajarul aswad, asal usul masjidil haram , asal usul kabah , Asal usul , asal mula hukum , asal usul mencium hajar aswad , hadist tentang mencium hajar aswad , hukum mencium hajar aswat , asal usul ibadah haji , asal-usul , asal usul hukum , asal mula hajar aswat, asal muasal ibadah haji 
*****

HUKUM MENCIUM HAJAR ASWAD UNTUK MENCARI TABARRUK

Tanya :
Apakah hikmah mencium hajar aswad itu adalah tabarruk (mencari berkah)?
Jawab :
Hikmah thawaf telah dijelaskan oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dengan sabdanya,
إِنَّمَا جُعِلَ الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَرَمْيُ الْجِمَارِ لإِقَامَةِ ذِكْرِ اللهِ.
“Sesungguhnya Thawaf di Ka’bah, Sa’i di antara Shafa dan Marwah, dan melontar jumroh itu dijadikan untuk menegakkan dzikrullah.”
Pelaku Thawaf yang mengitari Baitullah itu dengan hatinya ia melakukan pengagungan kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala yang menjadikannya selalu ingat kepada Allah, semua gerak-geriknya, seperti melangkah, mencium dan beristilam kepada hajar dan sudut (rukun) yamani dan memberi isyarat kepada hajar aswad sebagai dzikir kepada Allah Ta’ala, sebab hal itu bagian dari ibadah kepada-Nya. Dan setiap ibadah adalah dzikir kepada Allah dalam pengertian umumnya. Adapun takbir, dzikir dan do’a yang diucapkan dengan lisan adalah sudah jelas merupakan dzikrullah; sedangkan mencium hajar aswad itu merupakan ibadah di mana seseorang menciumnya tanpa ada hubungan antara dia dengan hajar aswad selain beribadah kepada Allah semata dengan mengagungkan-Nya dan mencontoh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam dalam hal itu, sebagaimana ditegaskan oleh Amirul Mu’minin, Umar bin Khattab Radhiallaahu anhu ketika beliau mencium hajar aswad mengatakan, “Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau (hajar aswad) tidak dapat mendatangkan bahaya, tidak juga manfa’at. Kalau sekiranya aku tidak melihat Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam menciummu, niscaya aku tidak akan menciummu.”
Adapun dugaan sebagian orang-orang awam (bodoh) bahwa maksud dari mencium hajar aswad adalah untuk mendapat berkah adalah dugaan yang tidak mempunyai dasar, maka dari itu batil. Sedangkan yang dinyatakan oleh sebagian kaum Zindiq (kelompok sesat) bahwa thawaf di Baitullah itu sama halnya dengan thawaf di kuburan para wali dan ia merupakan penyembahan terhadap berhala, maka hal itu merupakan kezindikan (kekufuran) mereka, sebab kaum Muslimin tidak melakukan thawaf kecuali atas dasar perintah Allah, sedangkan apa saja yang perin-tahkan oleh Allah, maka melaksanakannya merupakan ibadah kepada-Nya.
Tidakkah anda tahu bahwa melakukan sujud kepada selain Allah itu merupakan syirik akbar, namun ketika Allah Subhannahu wa Ta’ala memerintahkan kepada para malaikat agar sujud kepada Nabi Adam, maka sujud kepada Adam itu merupakan ibadah kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dan tidak melakukannya merupakan kekufuran?!
Maka dari itu, thawaf di Baitullah adalah merupakan salah satu ibadah yang paling agung, ia merupakan salah satu rukun di dalam haji, sedangkan haji merupakan salah satu rukun Islam. Maka dari itu orang yang thawaf di Baitullah pasti akan merasakan ketentraman karena lezat-nya melakukan thawaf dan hatinya merasakan kedekatannya kepada Rabb (Tuhan)nya, yang dengannya (thawaf itu) dapat diketahui keagungan-Nya dan amat besarnya karunia-Nya. Wallahul musta’an.
( Ibnu Utsaimin: fatawal ‘aqidah, hal. 28-29. )
****

Kisah Pembangunan Ka’bah dan Peletakan Hajar Aswad

Ketika Rasulullah berusia tiga puluh lima tahun, beliau belum diangkat oleh Allah sebagai seorang nabi. Waktu itu kota Makkah dilanda banjir besar yang meluap sampai ke Masjidil Haram. Orang-orang Quraisy menjadi khawatir banjir ini akan dapat meruntuhkan Ka’bah.
Selain itu, bangunan Ka’bah dulunya belumlah beratap. Tingginya pun hanya sembilan hasta. Ini menyebabkan orang begitu mudah untuk memanjatnya dan mencuri barang-barang berharga yang ada di dalamnya.
Oleh karena itu bangsa Quraisy akhirnya sepakat untuk memperbaiki bangunan Ka’bah tersebut dengan terlebih dahulu merobohkannya.
Untuk perbaikan Ka’bah ini, orang-orang Quraisy hanya menggunakan harta yang baik-baik saja. Mereka tidak menerima harta dari hasil melacur, riba dan hasil perampasan.
Di awal-awal perbaikan, pada awalnya mereka masih takut untuk merobohkan Ka’bah. Akhirnya salah seorang dari mereka yang bernama Al-Walid bin Al-Mughirah Al-Makhzumy bangkit mengawali perobohan tersebut. Setelah melihat tidak ada hal buruk yang terjadi pada Al-Walid, orang-orang Quraisy pun mulai ikut merobohkan Ka’bah sampai ke bagian rukun Ibrahim.
Mereka kemudian membagi sudut-sudut Ka’bah dan mengkhususkan setiap kabilah dengan bagian-bagiannya sendiri. Pembangunan kembali Ka’bah ini dipimpin oleh seorang arsitek dari bangsa Romawi yang bernama Baqum.
Rasulullah ikut Membangun
Rasulullah sendiri ikut bersama-sama yang lain membangun kabah. Beliau bergabung bersama paman beliau Abbas radhiyallahu ‘anhu. Ketika beliau mengambil batu-batu, Abbas menyarankan kepada beliau untuk mengangkat jubah beliau hingga di atas lutut. Namun Allah menakdirkan agar aurat beliau senantiasa tertutup, sehingga belum sempat beliau mengangkat jubahnya, beliau jatuh terjerembab ke tanah.
Beliau kemudian memandang ke atas langit sambil berkata, “Ini gara-gara jubahku, ini gara-gara jubahku”. Setelah itu aurat beliau tidaklah pernah terlihat lagi.

Peletakan Hajar Aswad

Sebelum kita lanjutkan kisah ini, tahukah kalian apa itu hajar aswad?
Hajar Aswad adalah sebuah batu yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dari surga. Dulu batu itu berwarna putih, namun karena dosa-dosa anak Adam, maka batu itu pun berubah menjadi berwarna hitam.
Nah, ketika pembangunan sudah sampai ke bagian Hajar Aswad, bangsa Quraisy berselisih tentang siapa yang mendapatkan kehormatan untuk meletakkan Hajar Aswad ke tempatnya semula. Mereka berselisih sampai empat atau lima hari. Perselisihan ini bahkan hampir menyebabkan pertumpahan darah.
Abu Umayyah bin Al-Mughirah Al-Makhzumi kemudian memberikan saran kepada mereka agar menyerahkan keputusan kepada orang yang pertama kali lewat pintu masjid. Bangsa Quraisy pun menyetujui ide ini.
Allah subhanahu wa ta’ala kemudian menakdirkan bahwa orang yang pertama kali lewat pintu masjid adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Orang-orang Quraisy pun ridha dengan diri beliau sebagai penentu keputusan dalam permasalahan tersebut.
Rasulullah pun kemudian menyarankan suatu jalan keluar yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka. Bagaimana jalan keluarnya?
Beliau mengambil selembar selendang. Kemudian Hajar Aswad itu diletakkan di tengah-tengan selendang tersebut. Beliau lalu meminta seluruh pemuka kabilah yang berselisih untuk memegang ujung-ujung selendang itu. Mereka kemudian mengangkat Hajar Aswad itu bersama-sama. Setelah mendekati tempatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam-lah yang kemudian meletakkan Hajar Aswad tersebut.
Ini merupakan jalan keluar yang terbaik. Seluruh kabilah setuju dan meridhai jalan keluar ini. Mereka pun tidak jadi saling menumpahkan darah.

Akhir Pembangunan Ka’bah

Bangsa Quraisy akhirnya kehabisan dana dari penghasilan baik-baik yang mereka kumpulkan. Mereka akhirnya menyisakan bangunan Ka’bah di bagian utara seukuran enam hasta yang kemudian disebut Al-Hijir atau Al-Hathim.
Mereka juga membuat pintu Ka’bah lebih tinggi daripada permukaan tanah. Setelah bangunan Ka’bah mencapai ketinggian lima belas hasta, mereka memasang atap dengan disangga enam sendi.
Ka’bah pun selesai dibangun kembali. Tingginya sekarang lima belas meter, panjang sisinya di bagian Hajar Aswad dan sebaliknya adalah sepuluh meter. Hajar aswad sendiri diletakkan satu setengah meter dari lantai. Adapun sisi yang lain panjangnya dua belas meter. Pintu Ka’bah diletakkan dua meter dari permukaan tanah. (*)